EXO WORD FANFICTION~~

EXO WORD FANFICTION~~

Selasa, 29 April 2014

L.O.V.E



Title    : L.O.V.E
Cast    : Kim Jong In
             Jung Ha Ah
Genre : Romance,Comfort,Drabble
Rating : General
Author : Kkammjjong Mimi


 .
-Story Line-

Hujan terus mengguyur kota Seoul mulai pagi hingga sore akan menjelang.Mulai dari 15 menit yang lalu,aku hanya mengaduk aduk Capucino latte yang ada di depanku ini.Terus kuaduk hingga lamunanku buyar karena seorang pelayan yang membawakan soft  cake chocholat,salah satu kue kesukaanku mulai dari kecil.
Dengan luarnya yang dilumuri coklat hangat dan menarik untuk mengundang selera semua orang untuk memakannya namun ternyata dalamnya dingin.Dan aku sering menyebutnya Soft Cold Cake.Entah sejak kapan aku mulai menyukai kue berselera dingin.Namun,pada pilihan itulah yang membawa diriku kedalam tipe namja idamanku.

                                                                         ****

Terus menerus tanganku mengaduk aduk cappucino dan kubiarkan kue didepanku ini tanpa kusentuh sedikitpun.

Entah kemana pikiranku sedang melayang layang.Namun kini,aku teringat dengan seseorang ketika namja berumur 17 tahun sedang menelfon yeojachingunya dengan bahagia.Aku yakin,ia sedang menjalani long distance relationship dan aku hanya terkekeh pelan melihatnya.

Aku kembali memutar memoriku.

Aku teringat ketika dimana aku sangat meyukai seorang namja bernama Kim Jong In,namja tampan nan menarik itu benar-benar berhasil memikat hatiku dalam hitungan detik.Kami memang tak pernah sekalipun bertatap muka.Yang hanya kami lakukan adalah sering bercerita melewati obrolan di twitter atau hanya sekedar mention yang sering aku kirimkan padanya.

Sejujurnya,aku sangat menyukainya namun seakan semuanya membantah.Di sisi lain,ia sudah memiliki seorang yeoja yang lebih menarik dariku dan lebih cocok dariku.

Dia memang bukan namja yang berada dalam semua tipeku.Aku menyukainya,karena ia memiliki sisi lain yang kurasa belum pernah dimiliki namja lain yang pernah kusuka.

Aku tak pernah memaksa perasaanku untuk terlalu suka padanya.Namun,sikapnya yang selalu memaksaku untuk lebih menyukainya.Aku tau,aku hanya dianggap sebagai seorang adik khayalannya yang memiliki hobi serupa.Tapi,seakan aku salah menggunakan semua itu untuk perasaanku.Aku terlalu jauh untuk terjun kedalam perasaanku,hingga pada akhirnya,aku menyalahkan diriku sendiri dan tersakiti sendiri.
Aku yakin,semua sikapnya padaku hanya sekedar ingin membuatku tak sakit hati.Kurasa,ia tahu perasaanku sebenarnya padanya.Aku tidak mengaggapnya sebagai oppa namun,namjachingu.Aku sadar,jika aku terus menerus seperti itu padanya,aku bisa mengaggu hubungannya dengan yeojachingunya.Dan pada akhirnya,aku mengakhirinya sampai disini. namun,perasaanku tak bisa lepas darinya.

"jeogiyo" suara itu tiba-tiba terdengar ketika aku sedang memejamkan mata ke arah luar jendela dan mengigat hal tersebut.

"nde" jawabku statis

"ini bill yang anda minta tadi" ujarnya

"ah,geurae" aku segera mengeluarkan dompet dan membayar appateizer yang kubeli ini.

"gamsahabnida"

"nado gamsahabnida"

Setelah pelayan itu berbalik meninggalkanku sendiri lagi di meja dekat jendela.Aku kembali mengigat semua memoriku tentangnya,aku tak ingin melupakannya,karena jika aku melupakannya semua kenangan indahku juga akan lenyap dan aku tak ingin itu terjadi lagi dalam hidupku.

Setelah potongan terakhir dari chocholat soft cake dan sesapan terakhir dari cappucino latte milikku,aku segera bangkit dari kursi dan melangkah menuju pintu keluar dari cafe tersebut.

Di tengah jalan menuju pintu cafe tersebut.Aku melirik seseorang yang mungkin tak asing lagi bagiku.Tubuh tinggi tegap,tampan,dan menarik.

Aku segera menghentikan langkahku dan menoleh padanya,begitupun juga yang dilakukan namja tadi.Kami saling menoleh dengan hati-hati.Aku tak mengerti,kenapa tiba-tiba serasa waktu berhenti berputar dan serasa aku kembali merasa jatuh cinta.

"Jung..Ha...Ah?" tanyanya pelan sambil meneliti penampilanku dari bawah ke atas.

"Kim..Jong..In?" tanyaku yang lebih penasaran daripada dirinya.

"chakaman! bukankah,dulu kita sangat dekat?" Jong In benar-benar bertanya dengan sangat hati-hati kepadaku,takut akan terjadi kesalahan.

"nae,dan kau selalu membalasnya.Geurae?" timpalku yang juga tak kalah hati-hati terhadapnya.
"bagaimana kita bisa bertemu disini?" tanya Jong In kikuk yang seakan tak percaya dengan semua ini

"mollayo" jawabku yang selalu singkat.

"kajja,ayo kita berbicara lagi dan duduk bersama" ia menggandeng tanganku namun,aku menepisnya kuat-kuat.

"waeyo?" tanyanya kebingungan

"mianhanda,aku sedang memiliki urusan di luar dan aku harus cepat-cepat" dustaku padanya.

"ehmm...nae geuraeyo.jika kau tak bisa tak apa.dan jika kau membutuhkanku sewaktu waktu,kau bisa menghubugiku di nomer yang sama"

"nae,aku akan menghubungimu sewaktu waktu"

"emm"

Aku membungkukkan tubuhku 90 derajat padanya dan saling tersenyum masam.

"cheoum bangaseumnida" kataku

"nado" jawabnya.

Segera aku menghindar darinya sebelum perasaan ini muncul kembali.Karena jika perasaan ini kembali muncul,aku akan semakin menyakiti dan menyalahkan diriku sendiri.

"i hope we can back together like yesterday"


The End

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar